Seperti yang udah gue janjikan di postingan sebelumnya, kali ini gue akan menceritakan pengalaman trip gue ke Bangkok yang hampir gagal akibat patah hati. Di panasnya terik matahari diluar sana, ditambah keadaan perut yang lemah gemulai akibat diet, dan mata yang sedikit merem melek akhirnya gue putuskan untuk menulis saja di blog ini.Tarik nafas, keluarkan, tarik lagi keluarkan, okay gue siap dengan kekuatan jari bunting gue siap mengetik.
Di postingan gue sebelumnya gue udah menceritakan fakta mencengangkan dibalik kepergian gue ke Bangkok. Kisah itu sedih yah camkan itu pemirsa SEDIH!
Baiklah kita mulai ceritanya, September 2011, siang itu gue dan temen gue yang berhawa durjana gak lain gak bukan Agisah Munira Sari, a.k.a Agus udah siap melakukan perjalanan pertama kali kami ke luar negeri, rasanya jantung deg-degan, aliaran darah berdesir gak karu-karuan. Ini pertama kalinya hey pertama kali, kita berdua udah sibuk mau berangkat ke bandara beberapa jam sebelum berangkat, begitu juga emak gue yang sibuk mewanti-wanti gue dan Munira supaya hati-hati disana, kalo perlu tangan kita berdua di tali biar gak kepisah, buseeeeeet ini emak-emak heboh bener -___-
Tibalah kita di bandara, dengan tas backpack berukuran medium, hotpants dan celana pendek gue udah ngerasa seperti si bolang yang siap go International. Begitupun Munira dengan tangtop yang memarken bulu ketek gak seperapa itu dia pun siap menantang adrenalin. Dengan senyuman sumringah cepet-cepet kita berdua boarding pass lalu duduk manis menunggu pesawat lepas landas di ruang tunggu. Penerbangan pertama kita adalah Surabaya, tetapi kita harus transit terlebih dahulu di Jakarta. Bangkok masih sehari lagi tapi aroma banci-banci seliwiran disana sudah tercium di lobang hidung kami berdua. Begitu gelisahanya kami menunggu pesawat lepas landas tak sabar ingin cepat sampai di Surabaya, istirahat lalu melanjutkan penerbangan ke Bangkok. Akhirnya pesawat pun berangkat, setelah 45 menit lamanya sampailah kami di bandara Soekarna Hatta, dengan tas yang berat kami berdua terseok-seok menuju ruang tunggu selanjutnya. Tak lama pesawat yang akan membawa kami berdua ke Surabaya telah siap lepas landas, kami berdua tak kuasa menahan bahagia lalu segera duduk manis didalam pesawat. Pukul 23.30 WIB kami tiba di Juanda International Airport, gue mulai ngehubungi sohib gue waktu SMP, Yasin (dia pernah gue posting di peri kuning dan lima penyihir, nah dia salah satu penyihirnya, haha). Kebetulan Yasin kuliah dan menetap di Surabaya, jadi tanpa rasa enggan dan malu-malu gue memaksa dia untuk menjadi HOST kami malam itu, dan gak ada alasan bagi dia untuk menolak gue, hahahah. Ternyata Yasin udah menunggu gue di depan pintu keluar dengan skuter cantiknya, hemm banyak perubahan dari dia, yasin yang dulu bukanlah yang sekarang dulu dia binal sekarang dia Ustadz, yup dia BERUBAH! Dengan tas besar dan badan yang mulai beraroma asam ranggis kita pun berboncengan bertiga, yah satu wanita di apit dua lelaki tanggung. Bak parade kita bertiga cekikikan sepanjang jalan membuat orang-orang dijalanan menatap heran dan mungkin ingin meringkus kami ke lubang buaya karena telah membuat kebisingan di jalan raya. Tak begitu jauh dari bandara sampailah kita dirumah kakak si Yasin ini yang ternyata lagi di luar kota jadi kita bebas tinggal disana. Karena badan sudah sangat lelah dan besok perjalanan masih panjang, kami bertiga langsung terlelap dalam mimpi masing-masing.
Surabaya mataharinya terlalu cepet nongol itu yang ada dalam pikiran gue sewaktu disana, jam masih menunjukan pukul setengah enam pagi tapi matahari udah begitu terik seperti pukul delapan. Akhirnya kami bertiga bangun dan siap-siap cuuuusss bedecussss. Yasin ngebawa gue dan Agus kerumah kakaknya yang lain, nah disana rame banget ada emaknya, abangnya yang ustadz, dan temen-temen ustadz abangnya, disinilah gue merasa seperti wanita hina yang tak pantas dipersunting ustadz karena rok gue kependekan ustadz-ustadz tersebut tak kuasa menatap gue, oohhh gak kuat dedek. Setelah sarapan gue dan Munira dibawa jalan-jalan keliling Surabaya oleh Yasin, hemm kota yang bagus, dan gak panas, dan gue juga sempet foto-foto bareng om buaya kelilit ikan hiu disana sebagai bukti gue pernah ke Surabaya, hak hak cuusss.
Rabu, 26 Juni 2013
Bergembel Ria di Bangkok (part 1)
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 09.21Udzur
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 08.10
Malam yang suram ditemani satu botol jus buah masam dan kecut yang rasanya sangat tidak enak dan entah kenapa gue beli dan tetep gue minum. Bergulinglah gue dengan badan yang bak buntalan daging tak bermakna ini didepan laptop sembari merenung. Merenungkan nasib yang entah mau dibawa kemana dan merenungkan umur yang makin udzur. Pasalnya tadi siang gue ngeliat gadis-gadis SMA berpakaian mini dan ketat cekikikan bak kuntilanak perawan yang nyasar siang bolong betapa cerianya masa-masa mereka. Tiba-tiba gue nafsu banget pengen nyedot ubun-ubun mereka, kemudian ngerebut kebahagiaan mereka dan merampas wajah-wajah berseri belum keriput karena skripsi dan cinta, nyiahahahaa. Tapi kemudian gue sadar, gue bukan keturunan gondol wewe, jadi gue urungkan niat busuk itu, biarlah itu menjadi tugas siluman pemburu gadis-gadis belia yang lagi naik pamor di kota gue. Setelah kejadian tadi, gue seharian merenung dan bermuram durja, gue memikirkan nasib gue sebagai wanita yang mulai udzur. Tidak sepantasnya lagi gue berkeliaran bagai banci petualang tak kenal waktu asal hepi, tidak sepatutnya gue berakting bak tante-tante cetar yang dikelilingi banyak bujang tanggung, padahal kenyataannya kesepian, tak sepatutnya oh tak sepantasnya. Yang lebih memalukan tidak sepantasnya seorang gadis yang hampir matang membuat sesuatu yang hina seperti dibawah ini :
Kamis, 20 Juni 2013
Lelaki Berotot itu Bernama Sitti...
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 09.51
SALAM OLAHRAGA! Beberapa waktu silam yang bisa dikatakan sudah lumayan terhitung lama, kata-kata itu sangat sering terdengar ditelinga gue, tulisan dan spanduk yang berhubungan dengan olahraga sungguh terpampang nyata jelas membahana ada di setiap pojokan jalan di kota ini. Big buses, mini buses, angkot, becak, bahkan gerobak pun penuh dengan mahluk-mahluk berpakaian sporty, seketika kota ini berubah menjadi kota atlet. Sebut saja Ade19 tahun (terhitung tahun 2011) terpilih menjadi salah satu wanita yang bertugas menemani para atlet ini, melayani dengan sepenuh hati, dan menolong tanpa pamrih lagi mengenal waktu, gue terpilih menjadi salah satu liaison officer di cabang olahraga.....jeng..jeng..jeng mau tau?? yakin mau tau?? GULAT! *kemudian kejang-kejang*. Awalnya gue sempat getir, langkah gue mulai rapuh dan gontai kalo inget CABOR yang bakal gue handle. Didalam bayangan gue mereka adalah mahluk-mahluk kekar bercelana dalam ketat, lelaki berdada besar gelayutan karena tidak memakai BH, dan suka menindas gadis belia dan lemah seperti gue yang suka pingsan kalo ngeliat keramaian >,< dedek lemah kakak lemah. Tapi kemudian pikiran kotor yang merasuki otak gue mulai gue hapus dengan iming-iming gue bisa ngedenger orang Thailand ngomong secara langsung, dulu gue masih norak saking kepincutnya dengan Thailand ngedenger native nya ngomong secara langsung aja bisa bikin gue bahagia. Kebetulan
(bukan kebetulan sebenernya, saking pengen ngehandle negara ini gue hampir cakar-cakaran dan jambak-jambakan) but i got it, gue ngehandle negara ini bareng temen durjana gue si nyi gembi dan pacarnya yang juga gak kalah durjana, disinilah kita menjadi trio durjana yang tak terpisahkan.
11 NOVEMBER 2011, 2 bus besar yang mengangkut rombongan atlet berhenti di pinggiran hotel yang terpampang nyata berada di komplek apartment bertingkat sebut saja RUSUN. Gue, gembi, dan kekasihya merasa sedikit gugup, gemetar, gigit bibir, keringet dingin, nahan pipis, sewaktu ingin menyambut kedatangan rombongann pegulat ini, mahluk-mahluk macam apa yang akan keluar dari bus besar itu. Kemudian perlahan-lahan pintu bus itu terbuka lebar, lalu turunlah para pegulat itu. HEY mereka NORMAL, gak ada yang salah dengan mereka, mereka hanya kekar tapi tak sekekar Ade Rai dan yang terpenting DADA MEREKA GAK GELAYUTAN, YAAAAAY. Kami kikuk, bingung, tak tau harus berbuat apa untuk menyambut mereka, hasrat hati ingin menari tanggai tapi apa daya badan tak cukup gemulai, akhirnnya naluri kuli pun muncul dan kami memutuskan untuk membantu menjinjing tas mereka kedalam hotel (lalu ROBOH karena sepertinnya tas-tas tersebut berisi batu luar angkasa). Bahagia itu sederhana, ngedenger mereka ngobrol dalam bahasa Thailand udah ngebuat gue dan gembi semangat menjalani hidup melayani mereka selama kurang lebih satu minggu. Singkat cerita, diantara gerombolan pria-pria kekar itu terseliplah sebongkah lelaki berperawakan kalem, bertubuh semampai, berkulit sawo matang, bermata sipit, dan yang terpenting berotot kekar, disinilah seorang gadis bertubuh gembul yaitu gue mulai salah tingkah. Lelaki tersebut terlihat gentle sampai dia berbicara dengan accent Thailand-nya yang terdengar gemulai alayna khun alayna, kemudian penulis kejang-kejang. Over all disinilah cerita ini dimulai.......disinilah awal mula gue mengerti arti GALAU yang sesungguhnya, dari situlah juga gue mulai memutuskan untuk menjadi Ade the explorer...
Singkat cerita, gue mulai menjalin hubungan dengan pria kekar sebut saja Sitti (20 tahun), gue mulai rajin browsing internet menggalih lebih dalam tentang Thailand, bahkan gue mulai belajar bahasa Thailand yang hurufnya melingkar mencak-mencak bagai ulat nangka itu, lalu gue bertekad sebulat lubang hidung patkai mengumpulkan uang agar bisa pergi ke negara tersebut. Bernyanyi dari satu panggung ke panggung lain, mengumpulkan harta, menutup mata tiap ngelewatin toko baju, makan menumpang dari satu hajatan ke hajatan lainnya. Perjuangan gue gak sia-sia tibalah hari dimana gue mendapatkan sebongkah buku kecil mirip diary jaman SD yang bernama PASPORT, Nyiahahahahah walau pas fotonya begitu sakral bahkan untuk mengakui itu foto gue harus berpikir seribu kali tapi benda tersebut udah ngebuat gue bahagia senyum-senyum gak berenti.
ONE STEP CLOSER YAY, sebenernya sebelum ngebuat paspor dari jauh-jauh hari gue dan temen gue Agus udah ngebooking tiket lebih dahulu, saban hari dari pagi sampe malem kita berdua melototin page Air Asia demi tiket promo. Lagi-lagi perjuangan kita gak sia-sia, kita berdua dapet tiket super murah ke Bangkok hanya dengan 250 ribu, tanpa pikir panjang dengan semangat 45 menggebu-gebu dan hidung yang kembang kempis, tiket tersebut fix dibeli. Awalnya kita bahagia dengan tiket tersebut sampai akhirnya kami sadar kalau tiket yang kami beli adalah penerbangan dari SURABAYA-BANGKOK, lagi-lagi dedek ROBOH kakak. (I'll tell you on the next post about this trip).
Kembali ke kisah percintaan gue dan sitti, gue mulai berangan-angan menikah dengan pria Thailand dan memiliki anak-anak dengan accent lemah lembut bak waria kejepit. Belum lagi si Agus yang menambahi khayalan gue dengan rencana dia yang akan mengirim anak-anak masa depan nya untuk liburan dirumah gue dan ngejodohin anaknya dengan anak gue karena dia yakin keturunan gue dan sitti akan memiliki badan proposional dimana itu akan membantunya memperbaiki keturunan. Rasanya hasrat ingin cepat berangkat sudah gak tertahan, makan gak nafsu, bobok gak nyenyak, saban hari pembahasan gue dan Agus bangkok, Bangkok, dan Bangkok. Bahkan kadang kami mengobrol menggunakan bahasa Thailand versi kami berdua yang hanya dimengerti oleh kami. Orang-orang mulai prihatin dengan gue dan Agus mereka takut kami berdua jadi gila karena hal itu.
Berangkat hanya tinggal menunggu hari, persiapan udah dibeli, bahkan celana dalam dan BH baru pun telah dibeli, kami siap menghirup udara Bangkok...siap..siap..siap...sampai akhirnya pria bernama sitti menghilang...disinilah seorang gadis belia bernama Ade ditemukan sering berendam didalam bak mandi selama berjam-jam akibat GALAU. Beribu macam upaya telah dicoba temen-temen gue untuk menghibur gue agar tidak berlama-lama tenggelam dalam nestapanya hidup karena patah hati, tapi segala upaya gagal, gue tetep lebih memilih berendam didalam bak mandi sambil menatap nanar atap kamar mandi. Cukup lama hidup dalam gundah gulana dan nestapa kemudian gue seperti mendapatkan ilham agar bangkit dari segala keterpurukan. Gue seperti diberi bubuk kebahagian oleh ibu peri yang mungkin gak tega melihat kegalauan gue. Kemudian dengan kekuatan segede upil, dan semangat yang telah lama sirna gue mencoba MOVE ON, bangkit dari keterpurukan..bangkit...bangkit.......
Gue memutuskan untuk tetap berangkat ke negara yang mana salah satu masyarakatnya telah membuat gue jatuh dan tak bisa bangkit lagi..........
Disinilah awal pertualangan gue dimulai (backsound Dora the explorer)
BANGKOK I'M COMING........
TO BE CONTINUE
OH ADELIA GADIS CILIK LINCAH NIAN...
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 07.51
HAH apa ini apa apa?? setelah sekian lama kita berpisah akhirnya kita kembali dipersatukan blog ku tercinta *kecup basah layar laptop* bukannya gue sengaja ngelupain elo tapi apa daya ingatan gue yang mulai jompo ini memaksa kita terpisah jarak dan waktu, well intinya gue lupa apa password ini akun, hikhikhik. Kalo gue baca lagi isi blog ini gue ngerasa udah tua renta banget, kemana perginya Adelia gadis cilik lincah nian itu, sekarang gue udah berubah menjadi tante-tante separuh baya bergincu merah. Dulu gue masih Ade yang belum tau kerasnya hidup gue belom tau kalo sebongkah kitab keramat bernama "SKRIPSI" itu bisa ngerenggut kebahagiaan dan mempercepat penuaan, gue belom ngerti arti GALAU yang sesungguhnya, dulu gue hanyalah gadis belia yang selalu jatuh cinta dan dapat bahagia hanya karena sebongkah bakso (util-util jari di pojokan dinding kamar). Well bagaimanapun itu hidup tetep harus dinikmati dan dihadapi, gue gak bisa selamanya sembunyi dibalik ketek emak gue atau gelayutan dibalik dompet bapakek, gue wanita tegar.. tegar...tegar..tegar...
Okay banyak banget yang udah terjadi selama setahun belakangan ini, dimulai dari gue yang udah berani jalan-jalan ke luar negeri dengan sok keren menyebut diri gue backpacker sejati padahal pas nyampe sono pengemispun lebih KAYA RAYA dibanding gue (ok gue akan cerita pengalaman bergembel ria ini di postingan selanjutnya) terus gue yang pernah pacaran dengan atlet berperawakan kekar asal negeri gajah yang nyasar ke Indonesia lalu entah kerasukan jin apa kemudian pacaran dengan gue, and the most important thing is gue udah bisa nyari duit sendiri dengan menjadi seorang biduanita dari satu panggung ke panggung, hak hak hak cuuuus. Gue akan menceritakan semua pengalaman ini satu persatu, nyiahahahhaha.
baiklah mari kita mulai cerita ini
jeng...jeng..jeng..........
Rabu, 12 Oktober 2011
money..money..come to momma....
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 08.32
HORASSSS!! apa kabar blog tercinta?? ahh lama banget rasanya jari jemari gue gak menjamah blog ini. Gue udah kangen banget menulis kisah-kisah tak senonoh disini. Sebenernya gue pengen ngelanjutin imajinasi liar gue nulis kisah cinta yang tak berujung dibawah, tapi karena suasana hati sedang dalam keadaan suram maka gue putuskan akan melanjutkan kisah itu nanti diwaktu yang tepat.
Well, hari ini gue akan berkisah tentang kehidupan gue yang semakin galau dan liar.
HAHAHAH...rasanya pengen ketawa sambil buka beha kalo meratapi hidup gue yang semakin gila ini. Entah darimana ide binal ini muncul diotak gue! tiba-tiba aja tanpa sebab musabab dan pikir panjang, gue memutuskan untuk ikut casting salah satu reallity show distasiun TV terkemuka. Dengan tingkat PD segede taik hidung orang utan, datanglah gue dan temen-temen yang sama nistanya kayak gue ketempat keramat itu. Sebelumnya gue udah nyuci otak temen-temen gue dengan iming-iming, ayooo lakukan ini demi uang uang uang uang..
Because money is number one, maka dengan semangat yang kuat dan gigih maka termakanlah mereka dengan iming-iming yang gue tawarkan.
okay..well..awalnya gue ngebayangin kalo mereka bakal nyuruh gue make mahkota ular dan berakting untuk jadi nyi blorong atau parahnya gue disuruh akting untuk jadi leak. Tapi ternyata dugaan gue salah, kita berlima disuruh akting berlara hati karena bokap meninggal!!
hahahaha mampus...selama ini yang kita bisa cuma akting jadi banci atau jadi tante-tante germo, dan sekarang kita harus akting sedih nan menyayat-nyayat hati.
Okay..gue inget..ayo de lakukan ini demi uang..uang..uang..dan uang..
Akhirnya kita mulai berakting, hahahahah gue mulai mengeluarkan suara tangisan yang lebih mirip anak kucing diperkosa dengan ekspresi banci kehilangan kevirginan didepan mereka. Temen-temen gue pun melakukan hal yang sama kayak gue, sepintas gue berpikiran kalo adegan ini lebih mirip tangisan para pedagang yang habis digusur POLPP, dibanding adegan kematian. Cukup lama adegan meringis itu berlangsung, rasanya gue pengen nangis sambil benturin kepala kedinding dan ngejambak rambut temen sebelah gue untuk mendalami peran. Tapi untungnya sebelum gue melaksanakan niat itu, sang penguji memberikan tanda bahwa akting kami cukup.
okay well...finally!! gue mulai tenang karena adegan hina ini selesai sudah..hosh..hosh..
Tapi heyy..ternyata masih bersambung, adegan hina ini masih berlanjut! kami para wanita diwajibkan bercerita sedih, menyayat hati, yang bisa ngebuat para penguji merasa sedih dan nangis kalo perlu!
pretetetettetettt bedepreeett....lubang hidung gue mulai memekar..ngembang..ngempis..pertanda ini bahaya bener-bener bahaya!
helloo..cerita sedih??? cerita sedih yang gue punya cuma masalah hutang yang menjamur dimana-mana, uang bulanan yang habis untuk ngebayar hutang, malam minggu durjana bersama tumpukan kaset DVD, ditaksir para lelaki psycho, what the hell!! okay gue bisa nangis-nangis sampe mata berkarat dengan cerita sedih versi gue ini, tapi mereka mungkin bakal ngelempar gue make obeng!
otak gue mulai berpikir keras, gue mulai mengarang cerita yang entah dari mana datangnya ide ini muncul! gue mulai memasang tampang sekarat, dan gue mulai mendongeng! dengan tema, ditinggal pacar KAWIN dengan bumbu gue trauma dan sulit menerima lelaki lain masuk kekehidupan gue!!
WHAT THE FUCK!!!
DAMN!!! karangan paling menjijikan yang pernah gue buat!! yack!!
hahahaha...gue?? susah nerima lelaki lain?? yang ada gue selalu jatuh cinta dengan pria tampan yang gue temui!
OKAY..gue sadar ini hina, ini liar!
tapi kemudian gue inget lakukan ini demi uang uang uang uang uang.....
Akhirnya adegan itu berakhir sudah, dan kita diperbolehkan pulang dengan diimimg-imingi akan dihubungi nanti. Gue lega, gue malu, dan gue pengen ngakak sampe perut gue buncit sebuncit-buncitnya!
ini durjana..benar-benar durjana..
Yap...jari tangan gue mulai keritring jadi sekian cerita gue malem ini..
Gue mau mencari inspirasi segar untuk ngelanjutin kisah cinta yang tak berujung dibawah.
haminah...haminah...haminah,,,,
Rabu, 05 Oktober 2011
ALPHABET
Aku bujang jalanan,
raja di lorong dengan dinding pucat pasi...
Aku bujang jalanan
yang berkawan pada karat dan bangkai..
Lolongan anjing liar
adalah nada penghantar mimpi..
Sedang kerlip bintang adalah selimut raksasa tempat ku berhangat..
Aku bujang yang buta akan segala warna,
namun aku hidup di atas pelangi...
Aku bujang jalanan
tanpa tertatih
menari dibawah sengat matahari,
walau gontai dan lelah
namun sengatnya adalah sahabatku bercerita
Aku bujang jalanan yang meniti hidup menuju surga..
Tak perduli onak yang melukai,
tak perduli lumpur yang melekat,
tak perduli cacian penguasa..
Akulah bujang si raja jalanan
"Jujur saja aku iri dengan taman kecil dihalaman rumahmu, taman dengan tanaman yang indah dan sedap dipandang mata. Taman yang membuat rumahmu tampak berwarna dan bercahaya. Yaah tepat, taman itu, benar-benar indah membuat aku ingin terlelap disana.
Sudah lama aku ingin punya taman seperti itu, aku ingin punya bunga-bunga indah yang menghiasi rumah kecilku ini, apalagi dengan aromanya yang khas yang akan membangunkanku disaat sijago berkokok." (Arai ; ALPHABET)
"Mereka cuma bisa merendahkan kaum lemah seperti kita Arai, dunia kau beda dengan mereka. Lupakan saja impianmu itu! persetan dengan impian berseragam kau itu! orang-orang seperti kita ini hanya bisa membaca angka pada uang saja sudah cukup!!" (Bapak ; ALPHABET)."
"Kau boleh bilang kau dapat bersenandung diatas awan, kau boleh boleh mengakui kalau kau penguasa jalanan, tapi sebelum kau dapat bersenandung dipanggung itu aku tak akan percaya bahwa kau adalah Arai si raja jalanan." (Renata ; ALPHABET)
Rabu, 06 Juli 2011
When I Fall in Love (Part II)
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.41
Aku duduk sendirian didalam apartment gelap dan temurah dikota ini, mataku menatap kosong keluar jendela, kenangan-kenangan bersama Danish selalu membayangi hari-hariku. Tiba-tiba cellphone butut yang selalu menemaniku berdering dari dalam saku jeans yang kupakai tadi siang. Harry's calling, aku menarik nafas panjang sebelum mengangkat telpon.
"Jane baby, where are you? are you ok?" suara Harry tampak khawatir
"i'm good, don't worry about me baby!"
"kau harus cepat kembali kesini, kami sangat mengkhawatirkan keadaanmu, sudah hampir satu bulan kau menghilang."
"Tenang saja, kau tak akan mendapat kabar seorang gadis bernama Janet Robbert, tewas ditumpukan sampah."
"Yah, aku tau itu! kau tak akan memilih tewas ditumpukan sampah, kau lebih cocok tewas gantung diri karena putus cinta."
"Setidaknya aku belum berpikiran seperti itu sekarang, kau harus menjaga Ed untukku, okay?"
"Aku akan terlebih dahulu menculik dan menyiksamu seperti di SAW Movie, jika kau berpikiran untuk melakukan hal itu, Ed sangat khawatir dengan keadaanmu!"
"Kau tak akan tega, yah aku tau itu! katakan padanya, aku mencintainya, aku harus tidur sekarang mataku sudah sangat berat."
"Kau tau kami sangat merindukanmu, kau harus menjaga kesehatanmu disana. Tentu aku akan menyampaikannnya pada Ed, tidurlah dengan nyenyak, good night."
"Good night Harry." Kami menutup telpon.
Sangat senang rasanya mendengar suara Harry, aku sangat merindukannya. Dia adalah sahabat dekatku. Sahabat yang paling mengerti aku, sahabat yang paling setia menemani dan mendengar keluh kesahku.
Aku masih ingat pertama kali aku bertemu dengannya adalah ketika aku menginjak sekolah tingkat sembilan, dia adalah murid pindahan. Yang aku dengar, dia sering berpindah-pindah sekolah karena pekerjaan orang tuanya. Dia adalah laki-laki yang tampan dan sangat ramah. Yang paling menarik perhatian diwajahnya adalah kedua lesung pipi yang membuat senyumnya sangat manis. Rambutnya berwarna dark brown dan tubuhnya yang menjulang tinggi, serta suara halusnya masih teringat jelas diotak ku. Tetapi setelah hampir satu bulan aku menjadi teman satu kelasnya, dia mulai menunjukan sikap playboynya. yah Harry sitampan yang playboy. Dia bukan tipeku, aku tetap setia pada cinta lamaku Danish. Awal kedekatanku dengannya adalah ketika ayahku berulang tahun ke-42 dan membuat acara makan malam yang mengundang teman lamanya. Aku sangat repot hari itu, banyak hal yang kukerjakan salah satunya dengan membuat strawberry pai makanan kesukaan ayahku. Ayah sudah sangat lama tak bertemu teman lamanya yang akan datang malam ini.
Malamnya, bel berbunyi,dan saat aku membuka pintu, sepasang suami istri yang tampak sebaya dengan Ed ayahku tersenyum sumringah kepadaku, dibelakang mereka berdiri sesosok laki-laki yang kukenal. Harry. Ternyata Harry adalah anak dari teman lama ayahku, cukup mengejutkan mengetahui seorang playboy dikelasku duduk satu meja makan denganku malam itu, dan yang lebih mengejutkan dia memuji masakan ku sangat enak, aku tau itu adalah salah satu trik Harry. Mereka adalah keluarga yang humoris, sepanjang malam aku tak berhenti tertawa mendengar cerita ayah dan ibu Harry.
(foto penulis disaat galau mencari imajinasi)
When I Fall in Love
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 02.20
Setelah mengelilingi lilin sebanyak 15 putaran sembari menggaruk-garuk ketiak, dan berteriak hubah-hubah, akhirnya gue mendapat imanjinasi untuk menulis sebuah kisah cinta hari ini.
Entah apa yang akan terjadi jika seorang Ade menulis sebuah kisah cinta, akankah bulu hidung gue rontok akibat mengetik kisah ini, atau kuku jari gue akan lepas, kita lihat saja nanti. Baiklah dengan kekuatan jari hamil saya akan memulai kisah ini,....
Matahari yang sangat menyengat dibulan Juli, siang itu setelah mengisi perut disebuah pusat jajanan murah meriah dipinggiran kota, aku melangkah menerobos teriknya matahari yang perlahan membakar kulit. Tak perduli berapa banyak sudah keringat yang mengucur dan membasahi dahi, tubuh, dan bajuku, aku terus melangkah diriuh pikuk kota ini.
Tak perduli betapa lelahnya kakiku untuk melangkah, aku hanya ingin mencarimu Danish, kekasih hatiku.
Sudah sangat lama dia meninggalkanku sendiri, sudah cukup lelah aku menantinya tetapi dia tak kunjung datang. Terakhir kali aku melihat wajahnya adalah ketika dia tersenyum dan melambaikan tangan dari bawah jendela kamarku, dia berdiri disamping pohon tua kesayangan Ed ayahku, yang sudah lama bertengger dirumah bahkan sebelum aku lahir.
Danish, kekasih hatiku, betapa senangnya hatiku saat terakhir kali aku melihatmu. Wajah tampannya tampak pucat, dan rambut coklatnya terlihat sangat rapi, dengan sweater berbulu berwarna hitam, dan syal coklat hasil rajutanku, dia terus tersenyum melihatku yang melambaikan tangan dari jendela kamar.
Masih sangat jelas teringat suara paraunya saat dia memanggil namaku, dan menyuruhku untuk turun kebawah menemuinya. Hatiku bercampur aduk tak menentu, aku sangat senang melihat wajahnya, wajah yang selalu teduhkan hati dan jiwaku, wajah yang membuat tubuhku hangat, wajah yang selalu hadir dalam mimpiku. Tapi seketika perasaan senang itu hancur ketika kudengar bahwa dia, lelaki penyelimut hatiku akan pergi meninggalkanku sendiri. "Janet sayangku, aku akan kembali secepatnya bahkan sebelum kau membuka mata dari tidurmu, aku sudah akan berada disini dibawah pohon ini, menunggu kau bangun dari tidurmu dan melihatmu dengan pakaian tidur kesanganmu itu sayangku." Kata-kata terakhir dari bibir merahnya yang selalu teringat dibenakku. Tetapi, sudah berpuluh, beratus kali pagi datang, tetapi tak pernah kulihat Danish dibawah pohon tua itu.
Sampai akhirnya kuputuskan untuk mencarinya, mencari lelaki pengisi kekosongan hari-hariku. Danish, kuputuskan aku harus menemukanmu, aku harus melihat wajahmu, wajah yang selama ini membuat hariku berwarna. Aku haus akan pelukanmu, kekasih hatiku Danish,...
**********
Ketika aku melewati pinggiran taman kota, aku melihat dua remaja yang sedang bercanda tawa yang mengingatkanku pada kenanganku dan Danish. Aku dan Danish sudah saling mengenal sejak kecil. Dia adalah murid pindahan ketika di tingkat empat, aku masih ingat betapa kasarnya dia dulu. Banyak anak laki-laki dikelas kami yang tidak menyukainya sehingga Danish selalu ditantang untuk berkelahi, tetapi Danishku selalu menang melawan mereka. Hampir seluruh anak perempuan dikelasku menyukainya, begitu juga aku. Tapi Danish kecil tidak pernah menghiraukan mereka begitu juga aku, dia adalah seorang penyendiri. Tiga tahun satu kelas dengannya tak pernah sekalipun dia menegurku, menyadari kehadiranku pun mungkin tidak. Sampai suatu sore dibulan Desember, aku marah pada ayahku sehingga aku memanjat pohon tua didepan rumahku dan mengancam tidak kan turun sampai ayah mengantarkan aku ketempat ibu, ayah dan ibuku sudah lama berpisah, dan ibuku pergi meninggalkan kami tanpa kami tahu dimana dia berada. Ayah sangat khawatir, dan aku mengancam akan melompat jika dia menyusulku keatas. Dari atas pohon aku melihat bayangan anak laki-laki mendekati ayahku, Danish, yah itu Danish. Dia terus melihatku dari bawah, aku merasa sangat malu dan ingin turun, tapi kekesalanku pada ayah membuatku tetap berada diatas, berpura-pura tak peduli dengan kedatangannya. sepertinya menarik berada diatas sana, biarkan aku menyusulnya jangan khawatir, masuklah kedalam aku akan mengajaknya turun, aku mendengar Danish bergumam lirih kepada ayahku dari bawah sana, dan dia memanjat pohon menyusulku keatas. Aku ingat, betapa cepatnya jantungku berdetak saat itu, dia terus menatapku dan berkata "sampai kapan kau akan berada diatas sini, apa kau akan menikahi pohon ini?" pertama kalinya setelah tiga tahun Danish berbicara padaku. Aku tersendat kaget, rasanya hatiku ingin meledak. Aku hanya diam menunduk malu, dan tak berani menatap Danish apalagi menanggapi kata-katanya. "baiklah, aku hanya ingin mengingatkanmu bahwa para anak laki-laki yang melewati pohon ini akan sangat senang saat melihat keatas, karena pemandangannya lumayan bagus". Aku sama sekali tak mengerti dengan apa yang dikatakan Danish, aku masih berpura-pura tak memperdulikan kata-katanya. Lalu Danish turun dari pohon itu, mungkin dia sudah menyerah pikirku. Dia mulai berjalan menjauhi pohon itu, baru beberapa langkah dia kembali menoleh kearahku dan berkata "hey nona kelinci merah muda, sampai jumpa besok disekolah". apa?? kelinci merah muda?? aku sama sekali tak mengerti apa yang dikatakan Danish, mungkinkah dimatanya aku adalah kelinci berwarna merah muda yang sedang tersesat diatas pohon tua?? aku berpikir keras maksud kata-kata Danish dari tadi, lalu aku sadar dan berteriak kaget, kelinci merah muda adalah warna pakaian dalamku hari ini. Aku baru menyadari ternyata aku memanjat pohon itu dengan memakai rok pendek berwarna baby blue kesayanganku dan orang-orang yang melewati pohon ini jika melihat keatas maka akan melihat pakaian dalamku dengan sangat jelas, aku baru memahami ucapan Danish. Masih teringat jelas betapa malu dan merahnya wajahku hari itu.Ahhhh itu adalah bulan Desember paling menyenangkan sekaligus memalukan. Kenangan Desember dimana Danish untuk pertama kalinya menegurku setelah tiga tahun,..
Tapi herannya setelah kejadian itu, sikap Danish masih seperti biasanya, disekolah dia tetap bersikap acuh padaku. Huh Danish, kau memang pandai membuat hatiku gundah,...
**********************
bersambung...penulis nyari imajinasi dulu...
Senin, 04 Juli 2011
sepenggal tulisan IDIOT
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.38
IDIOT!! mungkin itu kata yang tepat untuk melukiskan keadaan gue saat ini!!
Gue udah gak bisa ngebedain antara kenyataan dan fatamorgana!!
Yaaahh, mungkin memang gue idiot, wanita idiot dengan kepala kosong yang berjalan gontai dikebisingan lorong-lorong waktu!!
entah sejak kapan gue berubah menjadi gadis idiot seperti ini..
yang gue inget dulu gue hanya melangkah mengikuti kata hati, tapi sekarang gue mulai tersesat dan sulit menemukan jalan untuk pulang.
Gue seperti tersesat kedalam lubang wonderland, lalu terpesona dan kagum melihat keajaiban dunia disana, sedangkan perjalanan gue terbatas oleh waktu yang terus berbunyi TIK-TOK seakan mengingatkan kalo waktu yang gue punya gak lama.
Seperti itulah perasaan gue saat ini, gue jatuh pada perasaan yang sangat menyenangkan dimana seekor kelinci manis menyelimuti jari jemari gue, tapi disatu sisi gue gak punya hak untuk senang atas hal itu, karena gue hanya punya sedikit waktu untuk menikmatinya.
Lalu sekarang gue terjebak, karena terlalu menikmati perjalanan ini, sedangkan mereka bilang langkah gue salah dan gak seharusnya gue melangkah terlalu jauh karena kalo gue melangkah lebih jauh lagi gue gak akan pernah bisa pulang. Dan kelinci yang menemani perjalanan gue ini hanya pinjaman yang harus dikembalikan.
Kalaupun perjalanan ini salah, gue bersyukur karena ini adalah pengalaman tersesat paling manis dihidup gue. Gue sangat menikmati perjalanan bersama kelinci ini.
well..gue janji suatu saat gue bakal kembaliin kelinci ini, tetapi bukan sekarang, bukan hari ini, besok, lusa, minggu depan, atau seterusnya. Gue bakal mengembalikan kelinci ini disaat dia udah memilih teman untuk menemani perjalanannya.
Gue gak perduli dengan seribu umpatan dan waktu yang terbatas, yang gue tau gue adalah gadis idiot dengan seekor kelinci manis menggenggam tangan gue!!
Rabu, 01 Juni 2011
Saya Hurababu, saya anak SGM
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.42
Assalammualaikum.. selamat malam.. salam sejahtera..
malam apa ini?? ntahlah gue lupa malam apa ini, sejak liburan kuliah dan gue pulang kampung ke Pagaralam dusnah tercinta, gue sengaja melupakan hari dan tanggal. Kenapa?? ntahlah, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang.
Okay, malam ini gue mau menumpahkan sedikit tulisan diblog durjana ini, hemm sebelumnya gue mau bilang, kalo sebenernya gue pribadi menyadari akan rancuhnya tulisan-tulisan diblog ini yang penuh dengan kata-kata terkutuk seperti durjana, bedebah, nista, jahanam, dan lain sebagainya. Yahh maklum saja gue adalah penggemar drama-drama kolosal seperti mak lampir, angling darma, dan film-film horror yang dibintangi nyi suzzana, jadi wajar saja kalo kata-kata lawas itu menghiasi blog gue.
Well, ngomong-ngomong soal drama kolosal jaman lawas, gue jadi kangen dengan sandal antiknya wiro sableng, si tampan sembara, dan cemeti amal rasuli, hahaha.
Jujur gue lebih seneng nonton drama kolosal jaman lawas dibanding nonton sinetron naga yang bisa ngendarain Harley Davidson, what the hell!!
Ntah kenapa, sekarang dunia perfilman dan persinetronan (halah rancuh) udah mulai kagak jelas rimbanya. Dimulai dari sinetron banci yang sengaja ditukar yang sampe sekarang kagak habis-habis ceritanya, sampe sinetron yang terbaru "ANUKUGERAH" yang gue yakin ceritanya akan bernasib sama dengan banci yang ditukar, dimana pemain sinetron ini akan mengalami lupa ingatan atau meninggal kemudian hidup kembali, well!!
Parahnya tiap malem gue jadi gak bisa nonton TV, karena nyokap gue bakal menunjukan wajah singa kesetrum kalo dengan berani-beraninya gue mindahin channel.
Rasanya gue pengen punya stasiun TV milik gue pribadi, jadi gue bisa bebas milih mau nonton atau pengan acara apa. Gue juga bisa ngebantu para babat berontos dan kepoci bebcep mewujudkan mimpi mereka untuk masuk TV.
okay cukup dengan acara TV, sebenernya yang pengen gue tulis dan ceritakan malam ini adalah tentang nasib temen gue yang gue yakin sebentar lagi nasibnya akan berakhir di Rumah Sakit Jiwa atau menjadi pengaduk sampah.
gue percaya kalo ada yang bilang penyakit gila itu menular!!
kenapa?? karena secara tidak langsung gue menjadi saksi hidup siklus stres yang sedang dialami temen sekelas gue sebut saja Hurababu (20).
Lelaki berhidung bola kasti dan memiliki jempol ajaib ini adalah lelaki paling pinter dikelas gue, pertanyaan apapun bisa dia jawab, pengetahuannya pun luas panjang kali lebar, dan yang terpenting beasiswa ke Luar Negeri tinggal satu tahap lagi dia dapatkan.
Tapi entah kenapa, semenjak dia mulai menjalin persahabatan bagai bulu ketek dengan gue kehidupan Hurababu mulai kelam. Banyak saksi mata mengatakan kalau dia sudah tertular penyakit gila stadium akut yang selama hampir 20 tahun gue idap, sebagian lagi mengatakan kalau otak Hurababu sedang mengalami proses penjamuran akibat terlalu sering berpikir, dan gak sedikit yang menyangkal kalo dia terkena gejala penyakit gila babi.
Ladies en gentleman, berkudis tampel semen.
inilah dia tersangka.
Penyakit gila yang menyerangnya mulai dicurigai semenjak dia tiba-tiba suka berteriak "INDRALAYA DIGOYANG", kalo sekedar lagi dikelas atau lagi karaoke dia teriak kaya' gitu, gue masih memaklumi. Masalahnya, dia teriak ala biduan kesetanan kaya' gini waktu lagi diatas motor disaat orang-orang lagi serius berkendara, otomatis orang-orang pada berpikiran kalo ne cowo baru lepas dari kandang.Okay gue ngaku, sebenernya gue yang ngajarin dia tereak-tereak kesetanan semacam indralaya digoyang atau hobbbaaaahhh, tarik maanng, aseeekkk, tapi dengan catatan gue gak bermaksud ngebuat dia jadi stres kaya' sekarang.
Sekarang hal lain yang semakin memperkuat kecurigaan akan kestresan dia adalah hobinya tereak "MALLLLEEEEENGGG" ala biduan kecabut bulu ketek. Teriakan maleennngggg gak pernah berhenti keluar dari mulut nistanya. Entah kemana perginya lelaki polos dua tahun yang lalu.
Gue jadi ngerasa bersalah dengan keadaannya sekarang, gue gak bakal tega kalo harus jadi pengantar kepergiannya kerumahsakit jiwa.
Ini adalah foto disaat Hurababu masih menjadi lelaki polos, yang belum mengenal kejamnya dunia.
Ohhh Hurababu kembalilah kehabitatmu!!
gue gak mau nasib Hurababu sama tragisnya sama ini anak, yang udah lama nelangsa, akibat kehilangan induk.
DAN ULUR TANGANMU DEMI KESEHATAN ANAK INI
#PrayForMe
Okay sekian tulisan gue malem ini!!
selamat malam dan terimakasih..
Minggu, 29 Mei 2011
galau gundah gulana...
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 04.00
Hemmmm hari ini gue galau, sangat sangat galau....
Sore ini setelah tidur siang gue duduk didepan kaca kamar, lama gue duduk ngeliat wajah gue yang mulai berkeriput dan menua.
Satu hal yang gue sadari, "hey gue berumur 19 tahun 5 bulan sekarang".
Rasanya baru kemaren gue pake pakaian putih biru, dengan rok super mini, body bogem bengkak sana sini, ababil kesetanan yang gak pernah mikir kalo ngelakuin sesuatu. Dan sekarang gue adalah gadis seorang gadis yang udah gak pantes berpikiran kaya' anak kecil lagi.
----------------------------Gue kangen dengan masa-masa disaat gue belom diwajibkan untuk berpikiran dewasa, gue kangen dengan semua kenangan dimana gue bisa ngelakuin apapun tanpa peduli perasaan orang lain disekitar gue, gue merindukan saat-saat menyukai laki-laki yang bisa ngebuat hati gue mau meledak. Perasaan yang masih sangat natural.
Dulu gue pikir menjadi dewasa itu menyenangkan, ternyata setelah mengalami proses pendewasaan itu sendiri gue sering ngerasa muak dengan semuanya.
Dulu gue pikir, pernikahan itu sama seperti kisah-kisah princess yang pernah gue baca dan tonton, menikah dan hidup bahagia. Tapi, sekarang gue malah berpikir kalau pernikahan itu adalah nightmare.
Kenapa?? gak bisa gue bayangkan kalo gue harus mengurus rumah, suami, bahkan anak. Sekarang didalam pikiran gue, kehidupan setelah menikah adalah kehidupan yang sangat membosankan. Tapi faktanya banyak temen-temen seumuran gue yang udah menikah sekarang, ntahlah gak ada yang tau rahasia dibalik kehidupan ini.
---------------------------------------
Pengen banget balik lagi kemasa-masa SMA, dimana ada Amrilah dan Riyad soulmates yang setia nemenin gue disaat suka dan duka. Atau sumringah sohib berkhayal gue yang kalo gue pikir-pikir khyalan gue dan dia kalo dibukukan mungkin udah ngalahin chapter novel harry potter, atau Rumpang yang selalu mau berbagi uang walaupun uang hasil ngepet dompet abangnya, dan temen-temen MADESU gue yang penuh lawakan.
ARGGGGGHHHH.....gw benci menjadi dewasa!!!
Gue benci KTP ini, sumpah demi lubang hidung teberongak gue lebih nyaman dengan kartu pelajar dibanding kartu penduduk ini.
--------------------------------------
AHHHH gue galau sungguh sungguh galau.....
Senin, 23 Mei 2011
Garurumon in Love
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.52
Well well well..udah lama banget rasanya gak berdurjana ria diblog gue yang liar ini. Kangen juga nulis khayalan-khayalan gila babi yang udah lama terpendam ini. Ahhhh banyak banget yang pengen gue tulis dan tumpahkan disini.
Sebenernya gue gak lagi berpura-pura sombong atau sok ngartis dengan sombong gak mau berkunjung ke blog ini, tapi apa daya gue harus bersemedi meminta ilham untuk menghadapi pertempuran akhir semester yang udah didepan mata.
Hemmm sebenernya sekarang gue udah memulai karir gue sebagai artis papan cucian, gue udah memulai karir sebagai penyanyi keliling dari gerobak satu ke gerobak lainnya, hal ini terjadi karena didalam persemedian gue yang cukup panjang itu, seorang kakek tua yang menjelma menjadi seekor babi hutan mengatakan kalau karir gue akan bersinar terang kalu gue mau menjadi penyanyi keliling dari satu kampung kekampung lain. Dan disetiap pertunjukan, gue harus memakai minyak nyongnyong ajaib pemberian kakek itu yang usut punya usut bahan campuranya terbuat dari bulu hidung babi gila, what the hell!! (okay gue mulai gak nyambung).
Akhirnya jadilah gue seorang gadis 17 tahun yang terlunta-lunta dari satu tempat ketempat lain demi sebongkah kepopuleran.
Setelah masa-masa persemedian berakhir, musim berganti mesum, panas berganti hujan, kisah gue berlanjut kedunia kampus yang penuh cerita nista dan penuh misteri. Akhir-akhir ini suasana kampus gue semakin penuh dengan tralala trilili. Dimulai dari temen gue, sebut saja garurumon yang mulai liar tak terkendali akibat jatuh cinta dengan temen satu kelas, wanita suci berkerudung nan bercahaya yang kehidupannya lurus-lurus aja dan sangat berbanding terbalik dengan kehidupan Garurumon yang penuh lika-liku. Padahal udah jelas-jelas terpampang peraturan ketat bahwasanya dilarang jatuh cinta dengan teman satu kelas karena imbasnya adalah terbuang seumur hidup. Well, lupakan peraturan itu, karena kekuatan cinta akan mengalahkan apapun, termasuk tai hidung yang udah mengkristal.
Fenomena jatuh cinta dengan teman satu kelas atau sahabat karib ini sedang naik daun dikalangan temen-temen gue, hemmm sungguh jenaka. Gak pandang bulu, fenomena jatuh cinta ini menyerah laki-laki dan perempuan bahkan sesama laki-laki *loh!!*. Well, menurut gue satu-satunya hal yang bisa dilakukan jikalau mencintai sahabat sendiri adalah berdoalah rasa itu cepat raib, enyah, dan menghilang seperti upil tak bertuan. Kenapa?? karena hal ini sungguh terlarang dan sudah melanggar UUD persahabatan bagai belatung. Terkecuali jika sama-sama mencintai, ini udah beda ceritanya. Jika anda saling mencintai dan berniat melanjutkan hubungan kejenjang empetempet maka lekaslah menyingkir dari pandangan teman-teman satu geng bermulut rempong, karena imbasnya anda akan menjadi pusat olokan selama periode waktu yang tak bisa dipastikan, dan teman-teman anda akan berhenti jikalau mereka udah menemukan bahan olokan lain yang lebih menarik atau mereka udah bosen mengolok-olok. Okay, kembali kekisah Garurumon, terlepas atau tidaknya dia dari olokan nantinya, ini masih sebuah misteri yang belum terpecahkan.
Gue jadi inget kisah durjana gue dulu waktu gue masih menjadi seorang gadis muda nan belia yang terserang balada cinta satu kelas. Hemmm gue gak bisa mungkir kalo jatuh cinta dengan teman sekelas itu menyenangkan, karena kalo gue males ngedengerin ocehan guru didepan kelas gue bisa berpaling menikmati wajahnya, waktu upacara dan murid-murid lain mulai kepanasan, gue gak pernah ngerasa panas dan bosan karena ngeliat punggungnya aja udah buat gue senyum-senyum sendiri (preeeeeeeeeeeeeeeettttttttttt), waktu ulangan matematika dan soalnya hampir merontokan bulu hidung sampe keakar-akarnya, gue cukup ngeliat wajahnya aja dan ajaib rasanya rumus-rumus durjana itu langsung muncul dari atas kepalanya. Menikmati wajahnya yang bersinar-sinar akibat bias sinar matahari yang masuk lewat sela-sela jendela lalu mengenai wajahnya yang tampan, ahhhhh menyenangkan sekali. Dan yang paling terpenting gue bisa seenak hati tanpa rasa berdosa dan bersalah nyontek PR dan tugas apapun dari dia, yah dia fine-fine aja karena menganggap gue hanya seonggok daging tak berguna yang mau sahabatan dengan dia, padahal dia gak tau kalau ada bulu dada dibalik batu. Dan tragisnya ketika temen-temen gue tau tentang perasaan gue ini, yahh bencana pun dimulai gue mulai terombang-ambing akibat olokan-olokan yang memalukan, dan akhirnya persahabatan gue dan dia renggang sudah :'(( .
Maka dari itu sodara-sodara belajar dari pengalaman gue ini, berhati-hatilah jikalau anda berniat jatuh cinta dengan teman dekat anda. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi, satu anda akan hidup bahagia selamanya atau dua anda akan hidup terbuang hampir seperempat hidup anda. well.. terlepas dari semuanya memang susah menolak getaran cinta yang mulai menyerang kita. Tapi waspadalah..waspadalah..waspadalah...waspadalah...
Sabtu, 02 April 2011
Suketik Tak Berdaya
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.22
Lagi lagi malem minggu, bagi suketik tak berdaya kaya' gue malem minggu adalah malam yang mengerikan, karena tiap malem minggu ilmu teluh, santet, pelet, dan kesaktian gue gak akan berfungsi.
Well, jadilah malem minggu ini gue habiskan duduk didepan sesepuh lepi sembari memberongakan lubang hidung dan mendengaskan hawa durjana disekitar rumah.
OH betapa membosankannya malam minggu ini, ingin rasanya gue melet siwon oppa agar dia menikahi gue dan menemani gue setiap malem minggu, tapi apa daya menurut mitos yang berkembang ilmu gue gak bakal mempan kalo udah ngelewatin batas laut.
Hemmmm..
kenapa kenapa kenapa malem minggu gue setragis ini!!
diumur gue yang udah 19 tahun disaat para remaja-remaja lainnya bersorak-sorak bergembira, sedangkan gue biasanya hanya duduk lemas dengan remote TV ditangan, mulut teberongak, dan lalat yang mengelilingi seakan menikmati aroma tubuh gue yang mulai mengKUBU.
Sebenernya dulu gue gak perduli, tapi seiring berjalannya waktu gue semakin takut kalo 20 atau 30 tahun kedepan malem minggu gue bakal sama kaya' gini, terus tiba-tiba muncul berita dikoran seorang wanita gembul, single, dan menopause ditemukan terbujur kaku gantung diri dikamar.
Amit-amit jabang orok tujuh keturunan..
Tapi untungnya bukan hanya gue yang nasibnya tragis kaya' gini, temen-temen gue yang menyebut diri mereka anggota geng Babat Berontos dan KEPOCI BEBCEP juga memiliki nasib yang sama dan gak kalah mirisnya dengan gue.
Bahkan temen gue sebut saja Bram sampe rela make sempak yang berlubang dibagian bokongnya demi memikat bunga-bunga ditaman, menurut kakeknya itu adalah pelet model tradisional yang digeluti kakeknya zaman dahulu kala. Otomatis cara ini gagal, bukannya jatuh kepelukan si Bram para cewe malah ngeri ngeliat Bram yang berpantat raksasa ini.
Ada juga si Nongnong yang rela memamerkan jidat jenongnya yang selama ini disembunyikan hanya demi memikat hati calon dokter pujaan hati. Berharap sang pejantan akan tergoda dengan tampilan jenong multifungsinya, tapi apa daya upaya ini gagal karena sang pujaan udah punya tambatan hati dan akhirnya malem minggu Nongnong sama durjananya kaya' gue.
Ada lagi Sumringah yang udah menjadi jomblo bertahun-tahun lamanya, ntah kenapa wanita kepala jamur ini begitu lama menjanda, otomatis malem minggu dia juga sama kelam dan kelabu.
Gak kebayang kalo sampe 30 tahun lagi nasib gak kian berubah, mungkin kita bisa jadi tante-tante dan om-om haus kekasih!
OH NO!!!
kalo hal itu sampe terjadi gue bisa ditendang kejalanan karena menorehkan luka berbekas dikeluarga dan akhirnya predikat gue adalah wanita gembel yang kesepian!!
atau gue dipaksa menjadi gadis bertombak dengan kaos dalam bermotif bintang yang dipaksa menculik para pemuda yang sedang berkunjung ke Gunung Dempo untuk dijadikan suami.
MENGERIKAN....
benar-benar mengerikan....
semoga saja hal gak akan pernah terjadi
gue gak mau jadi wanita menopause dengan tombak ditangan atau wanita menopause berbaju rombeng beratapan kardus bekas akibat hidup durjana tak memiliki pasangan!
MENGERIKAN
Senin, 21 Maret 2011
Peri Kuning Vs LIma Penyihir Nista
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 07.27
Malem yang sama seperti malem-malem sebelumnya, acara di TV yang gak berubah dari malem kemaren, sinetron putri yang dirajam, cinta Suketik, dan lain-lain, sangat membosankan!!!
Tiba-tiba gue keinget sodara seperguruan gue waktu SMP, para mahkluk yang datang dari alam lain, spesies langkah yang jarang sekali ditemukan!
Temen-temen SMP gue adalah kumpulan mahkluk halus yang paling gue sayangi dan rindukan dan gak akan pernah gue lupain disepanjang perjalanan karir gue!
Para mahkluk sok ngartis dan kumpulan penderita gila babi stadium akut!
Dulu kelas gue punya peri pelindung yang merangkap menjadi nenek peri, karena umurnya yang paling tua dan badannya yang kurus kerontang seperti nenek-nenek.
Siperi ini punya jimat ajaib digiginya, jimat yang membuat orang lain takut mendekati bahkan menegur sapa siperi. Nama jimat itu adalah jigong abadi, karena jimat itulah gadis yang bernama Nurazizah ini dijuluki peri kuning.
Isi kelas gue memang paling lengkap, kurang rasanya kalo cuma ada perinya aja!
Nah dikelas juga ada lima penyihir jahat yang seneng banget ngeliat peri kuning menderita. Tiap hari lima penyihir durjana ini gak pernah absen sekalipun ngebuat hari-hari siperi menjadi kelam dan kelabu.
Ketua dari lima dedemit jahat ini bernama Gipas, lelaki yang menyebut dirinya adalah mahkluk berhidung paling seksi sejagad raya. Lelaki inilah yang jadi pelopor berdirinya Komunitas Anti Peri Kuning pertama kali. Kenapa hasratnya bisa begitu membuncah-buncah untuk menjahili peri kuning?? ntahlah sampe sekarang hal itu masih menjadi sebuah misteri yang belum terpecahkan.
Lelaki nista ini sampe rela duduk satu bangku dengan peri kuning hanya demi melihat siperi menderita dan sakit hati. Oh ya gipas juga adalah lelaki pertama yang memberikan hadiah sebuah tongkat sihir untuk peri kuning (walaupun tongkat yang terbuat dari seonggok kertas), ntah apa tujuannnya.
Ini dia yang namanya Gipas, penyihir paling jahanam di era 2000an!
Penyihir yang kedua bernama babontol, gadis yang gak kalah durjana dibanding Gipas.
Dikelas, gadis berbadan subur dan bahenol ini tepat duduk dibelakang kursi peri kuning dan Gipas, hal yang paling disenangi Babontol adalah menipu peri kuning.
Pernah suatu hari Babontol ngebohongin peri kuning kalo sekolah bakal ngadain pesta kostum, jadi peri kuning wajib datang kesekolah dengan make make-up tebel, make gaun warna kuning yang super ngejreng, dan make payung yang berwarna senada dengan gaunnya gak lupa wajib make sepatu boot.
Besoknya peri kuning ngamuk dia bilang dia ditipu dan gak bakal percaya lagi sama omongan Babontol!! hahahaha dasar Nurazizah!
===> Gue ngaku, sebenernya Babontol adalah gue :))
Penyihir yang ketiga bernama Leontok, gadis penderita gila babi merangkap gila mambang!
Dia paling seneng ngeliat peri kuning menderita. Gadis berkulit putih ini bakal ketawa sampe sakit perut, pipis di celana, dan berbunyi ngik-ngik kaya' orang bengek kalo si peri kuning udah mulai ngambek dan monyongin bibirnya yang pada dasarnya memang udah monyong. Leontok ini adalah penyihir yang juga suka nipu peri kuning, tapi setelah peri kuning mulai bener-bener ngambek dia adalah orang pertama yang lari dari tanggung jawab.
===> Leontok, dari fotonya yang ini gue pikir dia ada bakat jadi peran antagonis!
Yang keempat adalah Sumringah, ntah harus dengan kata-kata apa mendiskripsikan manusia satu ini.
Gadis ini adalah gadis bedebah yang punya andil besar jika suatu hari peri kuning mengalami guncangan jiwa. Kalo suatu saat dikoran dikabarkan ada seorang gadis berjigong abadi menderita penyakit kanker rambut, maka orang pertama yang harus disalahkan adalah sumringah, karena motto dia adalah "tiada hari tanpa menjambak rambut Nur". Si Sumringah ini duduk disebelah Leontok, benar-benar pasangan yang sangat serasi.
===> Ini dia tersangka yang menyebabkan peri kuning menderita gangguan jiwa!
Okay, yang terakhir bukan berarti yang gak begitu kejam terhadap peri kuning.
Salah kalo ada yang mikir kaya' gitu!!
penyihir yang terakhir bernama Gimpaot atau lebih sering dipanggil Gima (Gigi Maju).
Gadis bertubuh mungil ini duduk satu bangku sama gue, dan dia adalah gadis yang bakal tetep ketawa walau ngeliat peri kuning lagi step.
Lain dengan motto si Sumringah, motto gima adalah "hari paling bahagia adalah hari dimana peri kuning menderita". Gue heran kenapa gadis ini selalu ketawa sampe terpingkal-pingkal, gak peduli dimanapun dia berada. Gue inget dulu dia pernah ketawa sampe ginjalnya keram karena ngeliat foto si peri kuning make baju kebaya (Tapi sumpah demi apapun foto itu memang lucu banget tiada tandingannya didunia)
===> wanita durjana yang terakhir.
Yah itulah sebagian penghuni kelas gue waktu SMP yang acat kadut luar biasa. Masih ada personil-personil lain yang gak jauh beda gilanya dari mereka, dan tentunya pengalaman-pengalaman lima penyihir yang diluar akal sehat manusia normal.
Lain waktu aja gue sambung lagi, untuk malem ini cukup ini aja.
buah salak buah rambutan
selamat malam dan mimpi indah ( gak nyambung)!!
Jumat, 18 Maret 2011
Bumi Gonjang-Ganjeng
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 06.32
Alkisah, disebuah desa yang bernama desa Kukumala hiduplah tiga ksatria sakti yang sedang mencari ilmu pesugihan agar bisa mendapatkan kesaktian untuk bisa terbang menuju kerajaan khayangan. Tiga ksatria ini bernama Kliwon, Sigole, dan Seroja.
Mereka bertiga adalah murid dari perguruan silat Jomblong, perguruan silat paling tersohor didesa itu.
Ketiga ksatria ini sangat terkenal dan disegani banyak orang karena kesaktian dan kekuatan mereka yang sangat hebat. Kekuatan Kliwon terletak pada bulu keteknya yang ajaib karena dapat membuat lawannya menjadi batu hanya dengan sehelai bulu ketek, jurus bulu ketek ini dikenal dengan nama jurus BULBUL memecah langit. Awalnya banyak orang yang meremehkan Kliwon karena tubuhnya yang mungil yang hanya beberapa centimeter itu, tapi setelah Kliwon mengeluarkan kekuatan sakti dari keteknya orang-orang mulai takut berhadapan dengannnya.
Berbeda dengan Kliwon, Sigole memiliki kekuatan sakti dirambutnya.
Setiap musuh yang menyerang pasti akan kalah dengan jurus maut sikutubaba yang berasal dari rambut semrawutnya, dan setiap wanita pasti akan tergodel-godel mendengar rayuan durjana yang keluar dari mulut nistanya. Selain dikenal sebagai ksatria sakti, Sigole juga menjadi pakar fashion bagi para wanita didesa itu. Usut punya usut Sigole ini adalah anak hubungan gelap dari Raja Api Jambrong yang sangat ditakuti, terbukti dari tompel berbulu ditangan kanan Sigole yang sama seperti Raja Api Jambrong.
Ksatria yang terakhir adalah wanita yang paling disegani didesa itu.
Seroja adalah satu-satunya ksatria wanita yang paling hebat disana. Jurus andalannya dikenal dengan nama jurus BUMI GONJANG-GANJENG. Joleha memiliki selendang ajaib berwarna merah merona yang dapat membuat lawannya tiba-tiba menjadi lemah. Dengan goyangan pantat Joleha yang aduhai ditambah lirikan matanya yang tak senonoh maka semua musuh tiba-tiba akan menjadi gontai dan lemah. Goyangan mautnya dapat menggemparkan dunia persilatan.
Mereka bertiga sebenarnya sudah sangat sakti dan hebat, tetapi ada satu hal yang membuat mereka selalu kurang mereka sangat ingin bisa terbang menuju khayangan.
Menurut guru mereka ki Bontol Rojo cara untuk bisa terbang menuju khayangan adalah dengan cara mencari makanan para dewa kesepian yang sangat sulit ditemukan, makanan dewa itu bernama Sangjo.
****
Keinginan mereka untuk bisa terbang ke khayangan sangatlah kuat sehingga segala cara akan mereka tempuh untuk menemukan makanan para dewa itu.
Disuatu siang yang sangat panas menyengat saking panasnya alis matapun bisa gosong, mereka memulai pertualangan mereka untuk menemukan makanan pusaka itu.
Hanya ada satu cara untuk pergi ketempat makanan itu berada yaitu dengan cara menaiki kendaraan luar biasa yang bernama kereta layolembang. Kereta ini begitu hebat karena guncangan dari kereta ini dapat menyebabkan kuku-kuku jari goyah, gontai, dan akhirnya tumbang.
Mereka berusaha bertahan agar bisa selamat menaiki kereta ini dan menjaga kuku-kuku jari mereka agar tetap selamat.
****
Akhirnya mereka selamat sampai ketujuan menaiki kereta yang terbuat dari kulit lembu itu. Mereka tiba disebuah hutan belantara yang sangat sepi bahkan tidak ada tanda-tanda kehidupan disana. Tapi tiga ksatria ini tak gentar sedikitpun demi menemukan makanan dewa yang sangat bermanfaat itu.
"hey bang, ntah kenapa aku merasa aneh dengan hutan ini! bulu ketek ku berfirasat ada yang tak beres didalam sana!!" ujar Kliwon gentar.
"Tenang saja itok (sebutan untuk kliwon) tak ada yang perlu kau risaukan, ada aku disini sebagai kakak tertua yang kan menjaga kalian!!" Sigole meyakinkan.
Mereka melangkahkan kaki kedalam hutan yang sebenarnya terlarang itu, benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan didalam sana dan bunyi-bunyian kecuali bunyi kentut Kliwon yang terdengar sayup-sayup. Mereka melangkah jauh jauh jauh semakin jauh kedalam hutan.
"Bang, coba liat ada benda bersinar didalam goa itu, ayo kita periksa ada apa didalam sana!" ucap Seroja.
"Hemmm, aku ada firasat kalau benda yang kita cari ada didalam sana, ayo lekas kita periksa abangmu ini sudah tak sabar" balas Sigole
"ayooo cint cepetan akika pengen cepet kesindang" Keliwon ikut andil
Maka melangkahlah mereka kedalam sana tanpa gentar sedikitpun, didalam sana mereka melihat sebuah benda hijau yang bersinar dan dilindungi cahaya disekelilingnya, Benda hijau yang sangat indah membuat perut lapar dan membuat cacing didalam perut menjadi sumringah. Benda yang sangat bersinar membuat siapapun yang melihat akan meleleh dan menggeliat tak karu-karuan.
Mereke tersenyum puas merasa kalau apa yang mereka cari telah ditemukan, lalu mereka mendekati benda hijau yang bersinar itu.
Tiba-tiba ketika ketiga ksatria ini saling tersenyum senang, datanglah segerombolan laki-laki gemulai yang memakai kutang dan sempak berwarna hijau.
"SIAPA KALIAN????" ucap Sigole lantang
"Kanua (kamu) yang siapa cint, nganggu kediaman akika sami temen-temen akika disindang!! cepet deh capcus sebelum akika cumi (cium) pake bibir akika yang asoy cinnttt!"ucap salah satu gerombolan itu.
Ketiga ksatria ini terdiam mendengar ucapan mahkluk itu, kemudian mereka terlihat berunding dan tersenyum sumringah.
"heemm begini cint, eike sami kakak-kakak eike nak cacamarica (cari) benda pusaka kesindang! bunda pusaka yang sangat penting!!" ucap Seroja memakai bahasa seperti para gerombolan itu seadanya.
"EPONGGG (apa)..EGPCC (Emang Gue Pikirin Cuiihh Cuiihh), yey sama kakak-kakak yey lekas piur (pergi), sebelum kita pada soraya perucha (sakit perut) ngeliat yey pada."
"Tolonglah kita jengna, akika lapangan bola (aku lapar bo')dan sangat membutuhkan benda pusaka indang sekarang juga!" ucap Kliwon
"SDMB (Sori Dori Mori Bow)"
"Para gadis cantik seperti kalian ini sangatlah berharga, jadi jangan gunakan kata-kata yang salah ketika berbicara dengan mereka, lihat saja dari pakaian mereka yang sangat membuktikan betapa bergayanya mereka ini" Sigole mulai mengeluarkan jurus andalannya.
"idihh ini laki bikin akika jijay marjijay (jijik) deh, tapi bikin hati akika disco-disco mendidih, suka deh eike bo'!!"
Benar sekali jurus andalan Sigole tak pernah gagal, akhirnya para gerombolan yang menyebut diri mereka ABABIL (Anggota Banci Labil) ini memperbolehkan mereka untuk mengambil makanan pusaka itu.Ketiga ksatria ini sangat senang karena apa yang meraka cari telah mereka dapatkan.
ini adalah foto makanan pusaka yang merak cari-cari.
ini adalah foto disaat Seroja mencicipi makanan pusaka tersebut
Perjalanan tiga ksatria ini tidak berhenti sampai disitu saja!!
apakah mereka sampai kekhayangan setelah memakan makanan pusaka tersebut atau tidak, tunggu episode selanjutnya!
Senin, 14 Maret 2011
Tuhan beri aku otak yang baru!!
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 10.02
heyyy dah lama gue gak singgah dan nulis disini, jadi kangen! Sebenernya gue lagi sibuk nyelesain tulisan gue yang berjudul 'Boys Before Kolor' tapi karena kemalesan dan juga gue lagi sibuk ngebuka bisnis jahit celana dalem robek yah gak selesai-selesai deh tulisan gue. Banyak banget yang pengen gue ceritain lewat tulisan-tulisan cacat mental ini, mulai dari gue yang terdampar dan terlantar selama seminggu karena gak punya duit buat makan dan pergi kuliah, nyasar ke tempat antah barantah, terus jatuh cinta dan mencari cinta!!
Oke gue mulai dari yang pertama!
HUFT gue terdampar dan gak punya duit buat bertahan hidup!! menurut gue, Gak punya duit disaat jauh dari orang tua rasanya kaya' punya kutu didalem lobang hidung, rasanya gatel gerah terus pengen nyabutin tu bulu hidung satu-satu biar lega!
Yang menambah penderitaan adalah kakak gue yang jadi mesin penghasil duit pergi selama seminggu buat ngurusin pernikahan dia, jadilah gue yang hina ini bertambah hina.
Akhirnya dengan pertimbangan yang sangat bulat gue putusin buat numpang kerumah sahabat yang udah menikah dan punya baby (ihhh unyu deh bayinya jadi pengen eke panggang :p )
makasih Tuhan hidup gue selamet, dan gak bakal terlunta-lunta jadi gelandangan yang terpenting gue gak perlu jual ginjal gue demi kelangsungan hidup.
Gue lupa satu hal 'dia udah nikah Ade MENIKAH. Gue gak nyangka sahabat gue yang dulu gak pernah pake sempak kesekolah udah punya anak PUNYA ANAK, sahabat gue yang pernah masuk masuk rumah sakit karena nahan kentut, sahabat gue yang pernah nyoba upil kucing yang lagi bengek, OMG!!!! nah gue yang masih butuh rehabilitasi untuk menyembuhkan penyakit sakit jiwa ini entah kapan akan menjadi ibu-ibu menyusui dan menggendong buah hati, kayanya gak sekarang deh, helllooooo gue masih 19 tahun dan juga belom nemu lelaki yang pas untuk dijadikan pasangan hidup. Tepatnya gue gak laku (ngenes..kejam..jahanam)!!!!!!
(P.S. gue punya rencana mau kegunung siGole-gole nemuin mbah Jono buat minta jampian untuk menaklukan hati setiap pria yang ngeliat gue!!!)
Lanjut ya, nah tiba-tiba terjadi masalah besar disini antara temen gue dan adiknya, masalah yang jarang terjadi dan sangat langkah. Insiden berebut sempak berwarna pink. Karena perebutan yang sangat sengit akhirnya robeklah celana dalam yang jadi rebutan, nah disinilah awal mula bisnis gue sebagai wanita penjahit celana dalam.
Lanjut ke nomer dua
Hey gue nyasar, dan ini untuk kesekian kalinya dalam hidup gue!!! gak tau apa yang salah diotak gue kenapa gue selalu nyasar nyasar dan nyasar???
Mau diterangin berapakalipun gue bakal tetep nyasar!!
Ntah kenapa otak ini sangat sulit diajak berkompromi...
Padahal kemaren gue udah dianterin sama senior PADUS yang baik hati (mungkin dia terpaksa nganterin gue karena ngeliat tampang gue yang udah kaya' siluman babi hutan yang kehilangan induknya).
Gue pikir setelah dianter dan dipandu dengan baik dan benar gue bakal selamet sampe ketujuan tapi ternyata SALAH!!! Gue kembali nyasar!!!
satu hal yang gue benci dari nyasar adalah ONGKOS BERTAMBAH dan itu artinya duit gue berkurang. Betapa berharganya pundi-pundi uang itu bagi gue disaat hina dina seperti ini!!
Harga diri gue serasa dikoyak dan disayat kuku nyi loreng dengan ngeluarin duit secara percuma!
lanjut ke nomer tiga
Jadi ceritanya adek temen gue ini turut prihatin ngeliat nasib gue yang luntang-lantung akibat jomblo yang tak berkesudahan. Nah dia yang berniat baik ke gue ini nunjukin seabrek facebook cowo-cowo yang ntah siapa gue gak ngerti dan gak kenal!!
Pas udah malem jadi dia ngajakin gue jalan bareng temen cowo dia yang gak bisa berenti cengengesan, gue takut jangan-jangan itu cowo gila babi salah langka sedikit gue bisa dijual ke Germo dan dijadiin gadis PagarAlam KW super!!
Ditengah perjalanan ne cowo ngajakin temennya yang badannya mirip babi ngepet keserempet truk sampah yang parahnya mulut tu cowo gak bisa berenti ngoceh menebarkan aroma HATAKUKER (Hawa Tai Kucing Kering) disekitar.
Gue pusing dilain sisi gue laper, jadi dengan sisa tenaga yang masih ada akibat keracunan HATAKUKER, gue bilang ke adek temen gue buat cari makan. Akhirnya kita makan dan gue bebas dari cengkraman babi ngepet beraroma HATAKUKER.
Yang terpenting dari semuanya adalah gue kembali terhona-hona kepada lelaki parpalipurpur, kali ini gak berjambang ataupun keriting.
Gue udah pernah bilang kalo hati gue sangat mudah membuncah-buncah!!
Maka dari itu gue perlu obat yang bisa nyembuhin penyakit ini!!
karena akibat dari penyakit ini adalah gue bisa mules, muka gue merah, dan senyum gue sumringah!!
yah begitulah kita liat aja sampe kapan rasa ini bertahan hinggap...
hemmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm
gue ngantuk ahhhh
good night....
Jumat, 04 Maret 2011
Menghilang...
Diposting oleh Ade trishe Natalia di 08.11

























